Penulis : ADE RESTU PUTRA
NIM : 2111010
Program Studi : D-III Keperawatan
Jenis Karya Ilmiah : Karya Tulis Ilmiah
Tahun Terbit : 2024
Abstrak :
ABSTRAK
ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH DENGAN
PNEUMONIA DI RUANG RAWAT INAP D2 RUMAH
SAKIT ADI HUSADA UNDAAN WETAN
SURABAYA
ADE RESTU PUTRA
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adi Husada
aderestup09100@gmail.com
Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi yang
mengenai saluran pernapasan bawah ditandai dengan batuk dan sesak napas, hal
ini diakibatkan oleh adanya agen infeksius seperti virus, bakteri, mycoplasma
(fungi), dan aspirasi substansi asing yang berupa eksudat (cairan) dan konsolidasi
(bercak berawan) pada paru-paru. Pneumonia merupakan salah satu penyakit
menular umumnya menyebar dari seseorang yang terpapar di lingkungan sekitar
atau memiliki kontak langsung dengan orang yang terinfeksi melalui tangan atau
dengan menghirup udara (droplet) karena batuk atau bersin. Tujuan: studi kasus
ini melakukan asuhan keperawatan medikal bedah dengan diagnosa medis
pneumonia, masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien 1
dan 2 dengan penyakit pneumonia di rumah sakit adi husada undaan wetan.
Metode: menggunakan deskriptif studi kasus. Pada dua pasien Pneumonia yang
mengalami bersihan jalan napas tidak efektif dan teknik pengambilan data melalui
pengkajian, intervensi, implementasi, evaluasi serta studi dokumentasi, sesuai
dengan menerapkan pedoman SDKI, SLKI, SIKI. Hasil: studi kasus dalam
asuhan keperawatan pneumonia dengan diagnosa keperawatan bersihan jalan
napas tidak efektif b.d secret yang tertahan yang dilakukan selama 3 hari pada
pasien 1 dan 2 menunjukkan bahwa memiliki masalah yang sama terdapat suara
nafas tambahan ronchi, sesak napas dan klien mengatakan batuk berdahak, dahak
susah dikeluarkan dan susah untuk bernafas jika batuk. penulis berinisiatif
mengambil terapi non farmakologis yaitu dengan melatih batuk efektif untuk
membantu pasien mengeluarkan lendir atau secret sehingga dapat membatu
membuka saluran pernafasan ke paru-paru dan dapat menurunkan frekuensi sesak
napas. Setelah dilakukan asuhan keperawtan selama 3 hari Pasien mengatakan
merasa lebih muda dalam mengelarkan dahak, napas lebih longgar, keluhan sesak
menurun. Kesimpulan: Adanya pengaruh penerapan teknik latihan batuk efektif
terhadap pengeluaran sputum pada penderita pneumonia.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Medikal Bedah, Bersihan Jalan Napas Tidak
Efektif, Pneumonia.
Background: Pneumonia is an infectious disease that affects the lower
respiratory tract characterized by coughing and shortness of breath, this is
caused by the presence of infectious agents such as viruses, bacteria, mycoplasma
(fungi), and aspiration of foreign substances in the form of exudates (fluid) and
consolidations. (cloudy spots) on the lungs. Pneumonia is an infectious disease
that generally spreads from someone who is exposed to the surrounding
environment or has direct contact with an infected person through their hands or
by inhaling air (droplets) due to coughing or sneezing. The aim of this case study
is to provide medical surgical nursing care with a medical diagnosis of
pneumonia, the problem of ineffective airway clearance nursing in patients 1 and
2 with pneumonia at Adi Husada Undean Wetan Hospital. Method: using
descriptive case studies. In two pneumonia patients who experienced ineffective
airway clearance and data collection techniques through assessment,
intervention, implementation, evaluation and documentation studies, in
accordance with implementing the SDKI, SLKI, SIKI guidelines. Results: case
study in nursing care for pneumonia with a nursing diagnosis of ineffective
airway clearance related to retained secretions carried out for 3 days in patients
1 and 2 showed that they had the same problem, there were additional breath
sounds, rhonchi, shortness of breath and the client said he was coughing up
phlegm, It is difficult to expel phlegm and it is difficult to breathe when coughing.
The author took the initiative to take non-pharmacological therapy, namely by
practicing effective coughing to help patients expel mucus or secretions so that it
can help open the respiratory tract to the lungs and can reduce the frequency of
shortness of breath. After providing nursing care for 3 days, the patient said he
felt younger in expelling phlegm, breathing was looser, complaints of shortness of
breath decreased. Conclusion: There is an effect of applying effective cough
training techniques on sputum discharge in pneumonia sufferers.
Keywords : Ineffective Airway Clearance, Pneumonia, Surgical Medical Nursing
Care
Full Text : [
View ] (hanya dapat dilakukan di jaringan area kampus)
(Pastikan anda terhubung dengan jaringan lokal kampus untuk menampilkan full text)