Banyak orang mengira hidup sehat hanya soal makan bergizi dan olahraga di gym. Padahal, hidup sehat yang sesungguhnya justru dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari di rumah. Rumah adalah tempat pertama kita belajar, tumbuh, dan membentuk kebiasaan. Maka, tidak heran jika Kementerian Kesehatan RI menekankan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan rumah tangga. WHO juga menekankan bahwa keluarga adalah titik awal dari promosi kesehatan global. Apa itu PHBS di Rumah Tangga? PHBS adalah perilaku yang dilakukan secara sadar oleh anggota keluarga agar terhindar dari penyakit dan dapat hidup produktif. Pemerintah Indonesia menetapkan 10 indikator PHBS di rumah tangga, antara lain: Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan Memberi bayi ASI eksklusif Menimbang balita setiap bulan Menggunakan air bersih Mencuci tangan pakai sabun Menggunakan jamban sehat Memberantas jentik nyamuk Mengonsumsi buah dan sayur Berolahraga setiap hari Tidak merokok di dalam rumah Mengapa Harus Dimulai dari Rumah? Karena rumah adalah tempat yang paling sering kita tempati. Jika rumah tidak bersih, makanan tidak sehat, dan kebiasaan buruk dibiarkan, maka risiko penyakit akan meningkat mulai dari diare, demam berdarah, infeksi saluran pernapasan, hingga penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes. Berdasarkan hasil penelitian bahwa keluarga yang menerapkan PHBS lebih mampu melindungi anak-anak dari stunting, penyakit infeksi, dan gangguan tumbuh kembang. Orang tua merupakan contoh bagi anak-anaknya. Jika orang tua terbiasa merokok di dalam rumah, jarang membersihkan lingkungan, atau sering menyajikan makanan cepat saji, maka anak pun akan terbiasa dengan pola hidup tersebut. Sebaliknya, jika rumah mengedepankan kebersihan, disiplin konsumsi makanan sehat, serta perhatian pada tumbuh kembang anak maka kebiasaan baik itu akan tertanam dan terbawa hingga dewasa. Satu hal yang sering dilupakan adalah bahwa rumah yang sehat bukan hanya bersih secara fisik, tetapi juga sehat secara emosional. Hubungan antaranggota keluarga yang harmonis, pola komunikasi yang terbuka, dan dukungan satu sama lain menjadi bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Sebab, sehat bukan hanya soal tubuh, tapi juga pikiran dan perasaan. Di tengah berbagai tantangan kesehatan masyarakat mulai dari stunting, penyakit tidak menular, hingga gangguan kesehatan mental. Rumah merupakan benteng pertama untuk melindungi generasi masa depan. Setiap keluarga memiliki peran untuk mengedukasi dan menanamkan nilai-nilai hidup sehat sejak dini. Hidup sehat tidak harus dimulai dengan langkah besar. Cukup dengan langkah kecil namun konsisten, dimulai dari lingkungan terdekat yaitu rumah kita sendiri. Karena dari rumah yang sehat, akan lahir individu yang kuat, produktif, dan siap membangun masa depan yang lebih baik. References: Dhefiana, T., Reni Suhelmi, & Hansen. (2023). Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Di Kelurahan Air Hitam Kota Samarinda. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(1). https://doi.org/10.29238/sanitasi.v16i1.1484 Gizaw, Z., Yalew, A. W., Bitew, B. D., Lee, J., & Bisesi, M. (2022). Stunting among children aged 24–59 months and associations with sanitation, enteric infections, and environmental enteric dysfunction in rural northwest Ethiopia. Scientific Reports, 12(1). https://doi.org/10.1038/s41598-022-23981-5 Irawati, R., Nur, W., Kustiani, I., Nurrofiqoh, S. D., Yantini, Y., & Rahayu, S. (n.d.). Community Midwifery Practice PHBS Education In Households In Preventing Stunting In Toddlers. International Journal of Advancement in Life Science Research, 15, 2024. https://doi.org/10.54209/eduhealth.v15i04 Prasetyo, A. A., & Susanna, D. (2025). Hygiene and Sanitation Towards the Incidence of Stunting in Children Under Five Years Old in Bidara Cina Villege, East Jakarta in 2024. International Journal of Advancement in Life Sciences Research, 8(2), 129–142. https://doi.org/10.31632/ijalsr.2025.v08i02.010
Dipublikasikan : 2025-12-18 15:18:20
Writer : Ns Siti Hardiyanti, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.K
Published : 2026-01-23 09:34:09
Writer : Ns Siti Hardiyanti, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.K
Published : 2025-12-18 15:18:20
Writer : Yura Witsqa Firmansyah, S.K.M., M.Kes
Published : 2025-10-31 13:03:54
Writer : Iswati, S.Kep.,Ns.,M.Kep
Published : 2025-10-07 15:18:57
Writer : Hilda Dea Revani, S.Ft., Ftr., M.Kes
Published : 2025-09-19 15:47:56
Writer : Dina Istiana, S.Kep., Ns., M.Kep
Published : 2025-08-01 11:09:49
Writer : Dwi Yuniar Ramadhani, S.Kep.Ns, M.Kep
Published : 2025-06-11 15:25:36
Writer : Fitriatul Jannah, S.Kep., Ns., M.Kep.
Published : 2025-05-05 10:37:37
| Next » | Last |
Sebagai tempat praktik klinik mendukung mahasiswa STIKes Adi Husada dalam mengembangkan ilmu keperawatan menjadikan seorang perawat profesional dan mampu bersaing, Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan melakukan seleksi penerimaan tenaga kesehatan perawat untuk lulusan STIKes Adi Husada.