Bahaya Tersembunyi Dalam Kosmetik dan Skincare: Ancaman Kontaminasi Bahan Berbahaya Bagi Kesehatan

Dr. Yura Witsqa Firmansyah, S.K.M., M.Kes

Kosmetik dan skincare telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas perawatan diri banyak orang. Mulai dari pembersih wajah, serum, hingga makeup, semua digunakan demi menjaga penampilan dan kesehatan kulit. Namun, di balik kemasan elegan dan klaim “alami” atau “aman”, terdapat ancaman nyata yang sering luput dari perhatian: kontaminasi bahan berbahaya.


Ketika Perawatan Kulit Menjadi Ancaman

Produk perawatan kulit seharusnya membantu menjaga dan memperbaiki kondisi kulit. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa beberapa produk kosmetik dan skincare mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan, baik secara langsung maupun dalam jangka panjang. Beberapa bahan berbahaya yang sering ditemukan dalam kosmetik dan skincare antara lain:

  1. Merkuri, terutama pada krim pemutih ilegal, dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf, pencernaan, dan kekebalan tubuh, serta pada paru-paru, ginjal, kulit, dan mata (World Health Organization, 2021).

  2. Paraben, zat pengawet yang dapat mengganggu sistem hormon tubuh (Darbre & Harvey, 2008).

  3. Formaldehid, bahan pengawet bersifat karsinogenik yang digunakan dalam beberapa produk rambut dan kuku (National Cancer Institute, 2021).

  4. Phthalates, zat pelarut dalam parfum sintetis, dikaitkan dengan gangguan hormon dan sistem reproduksi (Kumar, 2023).

  5. Logam berat seperti timbal dan arsenik, yang bisa masuk ke produk karena proses produksi yang tidak higienis (Hembrom dkk, 2019).


Kontaminasi ini bisa terjadi secara sengaja, seperti penggunaan merkuri untuk efek instan atau tidak sengaja, misalnya akibat bahan baku yang tercemar. Sayangnya, sebagian besar konsumen tidak membaca label dengan teliti atau tidak mengenali nama-nama bahan yang berisiko tinggi.


Risiko Kesehatan yang Mengintai

Paparan jangka panjang terhadap bahan berbahaya dalam kosmetik dan skincare bisa menimbulkan dampak serius. Efeknya tidak selalu langsung, namun dapat berkembang seiring waktu. Gejalanya bisa mulai dari iritasi kulit, jerawat kronis, gangguan endokrin, hingga peningkatan risiko kanker (Dodson et al., 2012).


Perlindungan Konsumen: Langkah Bijak Memilih Produk

Untuk menghindari risiko tersebut, konsumen perlu mengambil langkah-langkah perlindungan diri:

  1. Gunakan produk yang terdaftar di BPOM – Pastikan memiliki nomor notifikasi resmi.

  2. Periksa komposisi bahan – Hindari kandungan berbahaya seperti merkuri dan formaldehid.

  3. Pilih skincare dari produsen terpercaya – Waspadai produk tanpa izin edar.

  4. Waspadai produk palsu dan tiruan – Harga murah dan tanpa label lengkap patut dicurigai.


Referensi

Darbre, P. D., & Harvey, P. W. (2008). Paraben esters: Review of recent studies of endocrine toxicity, absorption, esterase and human exposure, and discussion of potential human health risks. Journal of Applied Toxicology: An International Journal, 28(5), 561–578. https://doi.org/10.1002/jat.1358

Dodson, R. E., Nishioka, M., Standley, L. J., Perovich, L. J., Brody, J. G., & Rudel, R. A. (2012). Endocrine disruptors and asthma-associated chemicals in consumer products. Environmental Health Perspectives, 120(7), 935–943. https://doi.org/10.1289/ehp.1104052

Hembrom, S., Singh, B., Gupta, S. K., & Nema, A. K. (2019). A comprehensive evaluation of heavy metal contamination in foodstuff and associated human health risk: a global perspective. In Contemporary environmental issues and challenges in era of climate change (pp. 33-63). Singapore: Springer Singapore.

KUMAR, S. Perfumes And Health: Unveiling The Chemical Hazards And Environmental Concerns. Journal Of Multidisciplinary Research, 4(01-2024), 75.

National Cancer Institute. (2021). Formaldehyde and cancer risk. https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/substances/formaldehyde/formaldehyde-fact-sheet

World Health Organization. (2019, November 3). Mercury in skin-lightening products (Information note No.?WHO/CED/PHE/EPE/19.13). WHO. Retrieved August?6,?2025, from https://www.who.int/teams/environment-climate-change-and-health/chemical-safety-and-health/health-impacts/chemicals/mercury



Dipublikasikan : 2026-04-20 08:49:13

Bahaya Tersembunyi Dalam Kosmetik dan Skincare: Ancaman Kontaminasi Bahan Berbahaya Bagi Kesehatan

Writer : Dr. Yura Witsqa Firmansyah, S.K.M., M.Kes
Published : 2026-04-20 08:49:13

Read »

Air Minum Aman, Perut Tenang: Ancaman E. coli di Balik Segelas Air

Writer : Dr. Yura Witsqa Firmansyah, S.K.M., M.Kes
Published : 2026-03-09 13:19:05

Read »

Makan Tanpa Drama: Rahasia Responsive Feeding untuk Anak Bahagia

Writer : Ns. Siti Hardiyanti, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.K
Published : 2026-02-13 09:40:41

Read »

ASI Eksklusif: Pilar Kesehatan Bayi di Tengah Kehangatan Keluarga

Writer : Ns Siti Hardiyanti, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.K
Published : 2026-01-23 09:34:09

Read »

Hidup Sehat dimulai dari Rumah

Writer : Ns Siti Hardiyanti, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.K
Published : 2025-12-18 15:18:20

Read »

Mengulik Sistem Rekam Medis: Mengapa Klaim BPJS Sering Tersendat?

Writer : Yura Witsqa Firmansyah, S.K.M., M.Kes
Published : 2025-10-31 13:03:54

Read »

Memilih Kuliah di Bidang Kesehatan : Panduan Anti-Galau untuk Lulusan SMA/SMK

Writer : Iswati, S.Kep.,Ns.,M.Kep
Published : 2025-10-07 15:18:57

Read »


Next » Last

RS Adi Husada Undaan Wetan

Sebagai tempat praktik klinik mendukung mahasiswa STIKes Adi Husada dalam mengembangkan ilmu keperawatan menjadikan seorang perawat profesional dan mampu bersaing, Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan melakukan seleksi penerimaan tenaga kesehatan perawat untuk lulusan STIKes Adi Husada.

RS Adi Husada Kapasari

Berlokasi dekat bersebelahan dengan Kampus STIKes Adi Husada memberikan kemudahan mahasiswa dalam bertugas saat praktik klinik dan proses seleksi penerimaan tenaga kesehatan perawat juga mengutamakan lulusan STIKes Adi Husada.

Adi Husada Cancer Center

Berlokasi di RS Adi Husada Undaan Wetan sebagai pusat kanker terpadu pertama di Surabaya, yang dilengkapi dengan layanan radioterapi, kemoterapi, dan pembedahan. Memberikan penanganan kanker yang berkualitas dan dokter spesialis professional.